Diah's Notes

Goresan penaku

Selasa, 20 Mei 2014

Apa itu Blue Zones?

›
Agar menjadi "Holistic Person", manusia paripurna atau "Insan Kamil", maka dimensi fisik atau yang lebih spesifik  aspek...
1 komentar:
Selasa, 18 Februari 2014

Becoming a Holistic Person

›
Holistic person ? ....  apa artinya? bahasa Indonesianya adalah  insan kamil atau insan paripurna.  Mengapa judulnya becoming ?  Karen...
1 komentar:
Senin, 16 September 2013

Apakah SEFT bisa diterapkan untuk penyandang Autisme?

›
“Bu … besok ada seminar ESQ. Pembicaranya Pak Ary Ginanjar dan Aa Gym. Biaya seminar 3,5 juta. Tapi berhubung ada yang mundur, ibu bisa gan...
8 komentar:
Selasa, 18 Juni 2013

MOTOR RACING

›
                                                                                               Malam semakin larut. Bumi yang semula seny...
2 komentar:
Sabtu, 22 Desember 2012

CERPEN: " UJIAN NASIONAL"

›
“Ciiit,” suara rem mobil angkutan kota mendecit dengan kerasnya. Pak Agus turun dari angkot dengan tergesa-gesa. Setelah membayar ongkos an...
6 komentar:
›
Beranda
Lihat versi web

Mengenai Bu Diah

Foto saya
Diah Kusumawati
Bu Diah lahir di Bogor 4 Maret '64. Menjadi guru dan aktif dlm kegiatan sosial merupakan passion ibu dari Nadia, Firman, Farid dan Fadli, ini. Pernah menjadi dosen dan guru SMA, namun ia merasa cocok mengajar di SMP. Saat ini ia mengajar Matematika di SMPIT Insan Harapan, Tangerang Selatan. Di luar itu, Bu Diah adalah Ketua Yayasan Qurrota Ayuni, yang membawahi Sekolah Khusus Autisme Al Ihsan dan Rumah Qurrota Ayuni (http://rumahqa.blogspot.com). Ia juga salah satu Direksi di PT Annisa Cantika Mandiri. Bu Diah menyelesaikan sekolah dasarnya di SD Besuki Menteng, menengahnya di SMP SIK (Kuala Lumpur) dan SMPN 9 serta SMA 4 Jakarta. Ia meraih sarjana Matematika dari Universitas Indonesia. Ketika mendampingi suaminya, Ferhat, sekolah di LN, Bu Diah sempat mengenyam pendidikan pascasarjana di bidang Mathematics Education di North Carolina State University ('89-'91), AS. Ia pernah pula tinggal di Tokyo, Jepang ('94-'95)menemani suami sekolah. Sepulangnya ke tanah air, Bu Diah sempat mengikuti kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al-Hikmah, Jakarta. Perempuan yang senang membaca dan menulis ini telah menelurkan sebuah novel berjudul “Gerbong Kehidupan”, dan sekumpulan cerpen.
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.